Membuat antena vertikal 2meter 1/4 lamda sederhana

 

Mari membuat antena vertikal 2 meter  1/4 gelombang untuk frekwensi 144. radio amatir yang cukup mudah.
Berikut adalah daftar komponen yang dibutuhkan:

- pipa PVC 3/4 ” – panjang disesuaikan
- sock drat luar PVC 3/4 ” – 1 bh
- Dop drat dalam PVC 3/4 ” – 1 bh
- konektor N – 1 bh
- kabel tembaga listrik NGA – 1,5 meter
- sekrup 4 mm panjang 2,5cm – 4 bh
- Mur 4 mm – 4 bh
- Kabel coax 50 ohm Panjang sesuai kebutuhan

Hal pertama yang dilakukan adalah untuk mengupas kawat tembaga keluar dari selubung isolator kabel, maka akan melihat kabel hitam biru dan kuning. kemudian tanggalkan isolasi dari kabel hitam, biru  dan kuning juga. Ketika Anda selesai akan memiliki tiga kabel tembaga telanjang 1,5 meter panjangnya. kawat mungkin lebih baik, karena lebih besar dan kaku, tapi saya menggunakan apa yang ada. Potong 5 buah kawat, masing-masing 56 cm panjangnya. Luruskan kawat masing-masing sebaik mungkin.
Lubangi 3/4 ” tutup Dop dengan mengebornya. Lalu 4 buah kawat tembaga, yang akan digunakan untuk radial antena, ditekuk salah satu ujungnnya sehingga membentuk lingkaran kecil, lubang lingkaran disesuaikan dengan diameter drat dari sekrup yang ada, kemudian sekrup  lingkaran ujung kawat tadi pada lubang di ke empat sudut konektor N.

Lakukan ini untuk disetiap salah satu sudut dari konektor N. Setelah selesai, . Pastikan kabel tembaga yang mencuat tegak lurus ke tengah konektor N, seperti terlihat pada gambar.

Setelah itu kencangkan sekrup ke bawah, ini akan membantu dari terpaan angin yang bisa membuat radial menjadi longgar pada konektor.

Selanjutnya Anda perlu untuk menyolder elemen vertikal dari antena 2 meter. Setelah Anda selesai solder, konektor untuk antena 2 meter Anda akan terlihat seperti ini:

Sekarang Antena 2 meter sudah siap untuk dirakit. Ambil pipa PVC 3/4″ dan sambungkan dengan sock drat luar PVC  3/4″. dapat digunakan lem PVC atau menggunakan lem panas.
Kemudian pasang konektor RG-8 pada kabel coax RG-8, pasangkan Dop PVC 3/4″ pada ujung konektor N, dan hubungkan konektor coax ke antena seperti dalam gambar:

Setelah antena 2 meter vertikal dipasang, tekuk radial kebawah sebesar 45 derajat. Sekarang waktunya untuk memotong kawat vertikal guna menyesuaikannya ke dalam band 2 meteran radio amatir. Untuk ini minta bantuan rekan kerja memegang antena di tempat. Tune (penyesuaian) frekwensi band 2 meteran, umumnya antena ini cukup untuk menutupi hampir seluruh pita 2 meter.

Untuk menghitung panjang elemen vertikal antena, gunakan rumus berikut:

Panjang (cm) = 7020 / F

Dimana F = 144 mHz.

Jika Anda ingin 2 antena meter beresonansi pada frekuensi yang berbeda, gunakan sesuai rumus di atas. Bagi saya panjang ideal yang saya inginkan adalah 48,75 cm, untuk menyempurnakan dalam penyesuaian sebaiknya melakukan dengan bantuan SWR.

Untuk radial, sebaiknya dibuat lebih panjang 5% dari elemen vertikal, Jadi dipotong menjadi 51,2 cm panjang untuk setiap radialnya.

Setelah 2 meteran antena vertikal disetel, perlu sealer dengan sealer silikon guna menghindari pengaruh terhadap cuaca, jangan ragu untuk memberikan sealer lebih banyak pada bagian bagian penting dalam hal ini lebih banyak lebih baik! Pastikan mencakup elemen vertikal pada bagian yang disolder dan seluruh bagian atas konektor N, serta sekrup yang memegang radial dan juga pastikan bagian bawah konektor N dan pipa PVC yang bertemu untuk disealer juga.

Seperti inilah kira-kira hasil akhir dari rangkaian pekerjaan yang telah dilakukan:

Demikian sedikit ilmu yang saya punya untuk bisa saling berbagi, bila ada kesalahan mohon untuk dapat dimaklumi, akhir kata saya ucapkan selamat ber kreasi dan ber eksperimen.

Penulis : Kenthus (Tri Nusantoro)

Incoming search terms:

This entry was posted in 2meter, antenna, UHF and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Membuat antena vertikal 2meter 1/4 lamda sederhana

  1. akhid says:

    maaf mau tanya, apakah 4 batang radial itu dihubungkan dengan ground N conector? karena tidak dijelaskan digambar. terima kasih

  2. Tri Nusantoro says:

    Betul sekali mas akhid untuk radial dihubungkan dengan ground connector N

  3. sutoro edi says:

    mas untuk diameter kabel telanjang NGA itu berapa ya ? trims

    • Kenthus says:

      Maaf bila telat jawab, untuk diameter persisnya saya malah belum ukur tapi saran saya untuk hasil yg lebih baik gunakan saja batang kuningan untuk las tembaga karena materialnya lebih rigit ketimbang isi kabel NGA yang bisa didapat atau ditanyakan pada tukang service AC dekat tempat tinggal anda.

  4. kris says:

    mas, apakah angka 144 diatas menunjukkan frekuensi dial kita saat main? misalnya 144 jadi kita main di dial 144,000 – 144,990
    saya biasa main di dial enam belasan mas. mohon pencerahannya. maturrr nuwun

  5. Sigit says:

    Pak, Saya butuh penjelasan, kenapa kawat untuk radial lebih panjang 5% dari kawat vertikal ?

    • kenthus says:

      Radial adalah sebagai ground plane yang mana berfungsi sebagai radiator pemantul signal frekwensi dan untuk kepanjangan 5% dari vertical ini hanya berdasarkan pengalaman dilapangan untuk mendapat pancaran dan penerimaan yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>