Aksesoris seputar radio komunikasi

 

SWR Meter

Pada saluran transmisi selain gelombang datang mengalir pula gelombang yang memantul kembali ke transmiter. Gelombang datang arahnya dari sumber ke beban (dari pemancar ke antena) sedangkan gelombang pantul dari arah yang sebaliknya (dari antena ke pemancar). Untuk mengukur daya gelombang-gelombang tersebut diperlukan Power Meter. Biasanya pada Power Meter terdapat dua skala, satu untuk daya datang dan satu lagi untuk daya pantul, skala untuk daya pantul lebih kecil dari skala daya datang.

SWR Meter (Standing Wave Ratio Meter – pengukur perbandingan gelombang tegak) digunakan untuk mengukur perbandingan gelombang datang dan gelombang pantul. Dengan kata lain SWR Meter digunakan untuk mengukur seberapa match sebuah sumber signal frekwensi yang dipancarkan melalui saluran transmisi dengan akhir pelepasan pada antena. Prinsip kerja SWR Meter didasari Power Meter. Jika pada suatu pengukuran hanya terdapat Power Meter maka SWR dapat dihitung dari daya datang.

Untuk keadaan yang tidak match akan didapatkan SWR > 1. Untuk keadaan yang paling buruk dimana semua daya datang dipantulkan kembali (Pf = Pr) akan didapatkan SWR = tak terhingga.

Kesimpulan tersebut menjelaskan bahwa pancaran signal akan optimal bila impedensi pada saluran transmisi dan antena sebagai beban mempunyai impedensi yang sama sesuai dengan yang dibutuhkan oleh transmiter, dan juga berarti transmiter akan bekerja lebih ringan karena tidak menerima gelombang pantul dari frekwensi yang dipancarkan.

 

Dummy Load

Agar daya yang dipancarkan dari alat pemancar menghasilkan daya yang optimal, impedansi output dari penguat daya tingkat akhir harus sama dengan impedansi saluran transmisi dan impedansi antena. Untuk itu diperlukan penalaan untuk menyamakan impedansi pada saluran transmisi dalam hal ini adalah kabel coax agar dapat nilai impedansi yang sama sesuai frekwensi yang dipancarkan pada transmiter.

Impedansi dari antena sangat tergantung pada frekuensi. Sedangkan impendasi dari saluran transmisi tergantung dari kelipatan lamda yang didapat sesuai dengan impedansi dari panjang saluran transmisi tersebut. Sehingga antena dan saluran transmisi tidak dapat dipakai sebagai acuan untuk menala impedensi. Sebagai gantinya diperlukan sebuah beban yang diketahui impedansinya dengan pasti sebagai acuan (Dummy Load), yang harus bebas dari pengaruh frekuensi dan dapat menangani pembuangan daya yang besar (merubah semua daya datang menjadi panas). Impedansi Dummy Load umumnya 50 atau 75 Ohm. Resistor terpengaruh frekuensi, meskipun pada kenyataannya resistor tidak hanya bersifat resistif tetapi mempunyai sifat induktif dan kapasitif parasit meskipun kecil.

Dummy Load dapat dibuat sendiri dengan memasang paralel beberapa resistor sehingga didapatkan resistansi dan daya yang diinginkan. Resistor keramik banyak dipakai untuk membuat dummy load. Resistor keramik harganya lebih murah dan mempunyai daya tahan terhadap panas cukup baik serta bisa didapatkan dengan daya lebih besar.

Memparalel beberapa resistor, selain untuk mendapatkan daya besar, dimaksud pula memperkecil induktansi liar dari resistor-resistor tersebut. Sebagai contoh dapat dipakai resistor keramik 300 Ohm sebanyak 6 buah dengan watt sesuai kebutuhan yang dihubungkan secara paralel, untuk mendapatkan Dummy Load dengan impedansi 50 Ohm dan watt sesuai kelipatan 6 dari daya resistor tersebut.

Frekuensi Counter

Frekuensi Counter adalah sebuah alat untuk mengetahui besarnya frekuensi dari sebuah sinyal frekuensi. Frekuensi Counter sifatnya menerima induksi pancaran frekwensi dan mengkonversi dan menampilkan pada display digital, ini merupakan alat pengukur bila ingin mendapat hasil pengukuran yang presisi dari frekwensi aktual yg dipancarkan dari alat pemancar.

 

Antena

Antena pada prinsipnya adalah transformator antara gelombang transmisi ke ruang bebas atau sebaliknya sehingga mempunyai dua fungsi sebagai pemancar dan penerima gelombang frekuensi dan merupakan bagian vital dari suatu pemancar dan penerima untuk menyalurkan sinyal radio dari dan ke udara.

Adapun fungsi antena untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik dan meradiasikannya ke udara/ruang bebas dan sebaliknya, banyak dijumpai antena yang melakukan kedua fungsi tersebut sekaligus.

Bentuk antena bermacam-macam sesuai desain, pola penyebaran, frekuensi dan gain. Panjang antena antena secara efektif adalah panjang gelombang frekuensi radio yang dipancarkan, antena setengah gelombang sangat populer karena mudah dibuat dan mampu pemancarkan gelombang radio secara efektif.

Antena berdasarkan bentuknya secara umum dibedakan antara lain: Parabola, Yagi, helix, dipole, loop dan omnidirectional.

 

Antena parabola merupakan antena yang berbentuk parabola, pancaran sinyal akan dikonsentrasikan pada titik tengah antenna. Antenna parabola biasanya didesain untuk Frekuensi Ultra Tinggi UHF, penerima siaran TV Satelit dan transmisi gelombang mikro.

 

Antena Yagi adalah salah satu antena radio yang bersifat direksional yaitu menambah gain hanya pada salah satu arah. Sisi antena yang berada di belakang reflektor memiliki gain yang lebih kecil daripada di depan director. Bagian dari antena Yagi terdiri dari:  Driven: adalah catu dari kabel antena biasanya panjang fisik driven adalah setengah panjang gelombang yang dipancarkan atau diterima.  Reflektor: bagian belakang antena yang berfungsi sebagai pemantul sinyal dengan panjang lebih panjan daripada driven biasanya 0,55 lamda (panjang gelombang). Director adalah pengarah antena ukurannya sedikit lebih pendek daripada driven. Penambahan batang director akan menambah gain antena dan membuat pola pengarahan lebih sempit.Boom: bagian dari tempatnya driven, reflektor dan director, boom berbentuk batang sepanjang antena tersebut.Antena Yagi mempunyak jarak antar elemen. Jarak umumnya sama, yaitu 0,1 lamda dari frekuensi.

            Antena Helix atau helical adalah antena yang terdiri dari kawat konduktor  yang dililitkan pada media penyangga berbentuk helix. Khusus untuk frekuensi di kisaran 2-5 GHz desain ini sangat mudah, dan praktis. Untuk frekuensi sekitar 2,4 GHz dapat digunakan untuk packet radio kecepatan tinggi dan satelit amatir

 

           

Antena dipole adalah antena radio praktis yang dibuat sederhana, bisa dibuat dengan bahan logam atau kawat dengan feed dan didorong oleh elemen yang tediri dari dua konductor dengan gap kecil diantara kedua elemen dengan panjang bentangan masing-masing ½  lamda.

 

Antena loop merupakan salah satu tipe antena yang memiliki konstruksi sederhana tetapi tetap mempunyai kemampuan yang tinggi. Salah satu aplikasi antena loop adalah dipergunakan pada telepon genggam dengan frekuensi 900 MHz. Pola radiasi antena loop yang terletak pada bidang X -Y mempunyai nilai minimal pada bidang yang tegak lurus dengan bidang datar dan nilai maksimal pada bidang datar antena. Sebuah antena loop antena radio terdiri dari sebuah loop (atau loop) dari kawat, pipa, atau konduktor listrik lain dengan ujung-ujungnya terhubung ke saluran transmisi seimbang. Di deskripsi fisik ada dua desain antena yang sangat berbeda: lingkaran kecil (atau loop magnetik) dengan ukuran jauh lebih kecil dari panjang gelombang, dan antena loop resonan dengan lingkaran kurang lebih sama dengan panjang gelombang. Loop kecil memiliki efisiensi yang buruk dan terutama digunakan sebagai antena penerima pada frekuensi rendah. Kecuali untuk radio mobil, hampir setiap siaran AM penerima dijual memiliki seperti antena yang dibangun di dalamnya atau langsung melekat padanya. Antena ini juga digunakan untuk penemuan radio pengarah. Sebuah loop  kecil, juga dikenal sebagai loop magnetik, yang memiliki lingkar sepersepuluh dari panjang gelombang atau kurang. Hal ini diperlukan untuk memastikan putaran distribusi arus konstan loop.  Loop antena yang lebih besar. Mereka biasanya digunakan pada frekuensi yang lebih tinggi, terutama VHF dan UHF, Mereka dapat dilihat sebagai bentuk dipole dilipat dan memiliki karakteristik yang agak sama. Efisiensi radiasi juga tinggi dan mirip dengan sebuah dipole.

           

            Antena Omnidirectional. Ini adalah antena yang umum digunakan oleh pemancar radio komunikasi dua arah dan access point 2,4 GHz karena sifat dari radiasinya yang menyebar berbentuk polarisasi 360 derajat dengan sinyal yang merata, Khusus untuk komunikasi dua arah untuk menghasilkan cakupan area yang luas, gain dari antena omnidirectional harus memfokuskan dayanya secara horizontal (mendatar,dengan mengabaikan pola pemancaran ke atas dan ke bawah,sehingga antena dapat di letakan di tengah-tengah base station. Dengan demikian keuntungan dari antena jenis ini adalah dapat melayani jumlah pengguna yang lebih   banyak. Namun kesulitannya adalah pada pengalokasian frequensi untuk tidak terjadi interferensi. Antena jenis ini biasanya di gunakan pada lingkup yang mempunyai base station terbatas dan cenderung untuk posisi pelanggan yang melebar. Ada banyak bentuk antena ini dengan beragam keunggulan dan kemampuan penguatan.

Penulis: Kenthus (Tri Nusantoro)

Posted in accesories, HT, Rig | Tagged , , , , | Leave a comment

Membuat antena vertikal 2meter 1/4 lamda sederhana

 

Mari membuat antena vertikal 2 meter  1/4 gelombang untuk frekwensi 144. radio amatir yang cukup mudah.
Berikut adalah daftar komponen yang dibutuhkan:

- pipa PVC 3/4 ” – panjang disesuaikan
- sock drat luar PVC 3/4 ” – 1 bh
- Dop drat dalam PVC 3/4 ” – 1 bh
- konektor N – 1 bh
- kabel tembaga listrik NGA – 1,5 meter
- sekrup 4 mm panjang 2,5cm – 4 bh
- Mur 4 mm – 4 bh
- Kabel coax 50 ohm Panjang sesuai kebutuhan

Hal pertama yang dilakukan adalah untuk mengupas kawat tembaga keluar dari selubung isolator kabel, maka akan melihat kabel hitam biru dan kuning. kemudian tanggalkan isolasi dari kabel hitam, biru  dan kuning juga. Ketika Anda selesai akan memiliki tiga kabel tembaga telanjang 1,5 meter panjangnya. kawat mungkin lebih baik, karena lebih besar dan kaku, tapi saya menggunakan apa yang ada. Potong 5 buah kawat, masing-masing 56 cm panjangnya. Luruskan kawat masing-masing sebaik mungkin.
Lubangi 3/4 ” tutup Dop dengan mengebornya. Lalu 4 buah kawat tembaga, yang akan digunakan untuk radial antena, ditekuk salah satu ujungnnya sehingga membentuk lingkaran kecil, lubang lingkaran disesuaikan dengan diameter drat dari sekrup yang ada, kemudian sekrup  lingkaran ujung kawat tadi pada lubang di ke empat sudut konektor N.

Lakukan ini untuk disetiap salah satu sudut dari konektor N. Setelah selesai, . Pastikan kabel tembaga yang mencuat tegak lurus ke tengah konektor N, seperti terlihat pada gambar.

Setelah itu kencangkan sekrup ke bawah, ini akan membantu dari terpaan angin yang bisa membuat radial menjadi longgar pada konektor.

Selanjutnya Anda perlu untuk menyolder elemen vertikal dari antena 2 meter. Setelah Anda selesai solder, konektor untuk antena 2 meter Anda akan terlihat seperti ini:

Sekarang Antena 2 meter sudah siap untuk dirakit. Ambil pipa PVC 3/4″ dan sambungkan dengan sock drat luar PVC  3/4″. dapat digunakan lem PVC atau menggunakan lem panas.
Kemudian pasang konektor RG-8 pada kabel coax RG-8, pasangkan Dop PVC 3/4″ pada ujung konektor N, dan hubungkan konektor coax ke antena seperti dalam gambar:

Setelah antena 2 meter vertikal dipasang, tekuk radial kebawah sebesar 45 derajat. Sekarang waktunya untuk memotong kawat vertikal guna menyesuaikannya ke dalam band 2 meteran radio amatir. Untuk ini minta bantuan rekan kerja memegang antena di tempat. Tune (penyesuaian) frekwensi band 2 meteran, umumnya antena ini cukup untuk menutupi hampir seluruh pita 2 meter.

Untuk menghitung panjang elemen vertikal antena, gunakan rumus berikut:

Panjang (cm) = 7020 / F

Dimana F = 144 mHz.

Jika Anda ingin 2 antena meter beresonansi pada frekuensi yang berbeda, gunakan sesuai rumus di atas. Bagi saya panjang ideal yang saya inginkan adalah 48,75 cm, untuk menyempurnakan dalam penyesuaian sebaiknya melakukan dengan bantuan SWR.

Untuk radial, sebaiknya dibuat lebih panjang 5% dari elemen vertikal, Jadi dipotong menjadi 51,2 cm panjang untuk setiap radialnya.

Setelah 2 meteran antena vertikal disetel, perlu sealer dengan sealer silikon guna menghindari pengaruh terhadap cuaca, jangan ragu untuk memberikan sealer lebih banyak pada bagian bagian penting dalam hal ini lebih banyak lebih baik! Pastikan mencakup elemen vertikal pada bagian yang disolder dan seluruh bagian atas konektor N, serta sekrup yang memegang radial dan juga pastikan bagian bawah konektor N dan pipa PVC yang bertemu untuk disealer juga.

Seperti inilah kira-kira hasil akhir dari rangkaian pekerjaan yang telah dilakukan:

Demikian sedikit ilmu yang saya punya untuk bisa saling berbagi, bila ada kesalahan mohon untuk dapat dimaklumi, akhir kata saya ucapkan selamat ber kreasi dan ber eksperimen.

Penulis : Kenthus (Tri Nusantoro)

Posted in 2meter, antenna, UHF | Tagged , , , , , | 8 Comments

Sekilas Info Radio komunikasi 2 meter yang populer

Beberapa model radio komunikasi VHF yang populer saat ini :

ICOM IC-2300H VHF Mobile Two Way Radio

ICOM IC-230

So Many Features
*Stable 65W of output
*Similar user interface retained from the IC-2200H
*Proven durability – Tested to the latest MIL-STD-810 G Specifications
*207 Alpha-Numeric memory channels
*Built-in CTCSS and DTCS encoder/decoder

Stable 65W of output power
The IC-2300H can generate 65W of output power. The rugged aluminum diecast chassis provides effective heat dissipation and keeps RF output even during high duty cycle continuous transmission. Output power is selectable in 4-steps (65/25/10/5W).

Selectable LCD backlight color
The IC-2300H has a 70.6×20 mm LCD display with 6 large alphanumeric characters offering a good viewing angle suitable for mobile operation.
The
backlight color of the display is selectable from amber and green for your visual enjoyment.

A total of 207 memory channels
The IC-2300H has a total of 207 memory channels, including 200 regular channels, 6 scan edges and 1 call channel. The channel name is programmable with 6 characters for easy recognition.

Built-in CTCSS and DTCS encoder/decoder
The CTCSS and DTCS tones are built-in for quiet stand-by and repeater access. The tone scan function detects the sub-audible tone that is used for repeater access. The pocket beep function gives you an audible and visual indicator of an incoming call.

Multiple scan functions

*Full scan
*Programmed scan
*Memory scan
*Bank scan
*Bank link scan (DMS)
*Skip scan
*Priority scan
*Tone scan

Other features
*Power supply voltage display
*4.5W (typical) loud audio
*Reduced depth dimensions
*DTMF autodial
*Time-out timer
*Repeater lockout
*Automatic power off
*S-meter squelch
*Wide/narrow channel setting
*Volume up/down function added to the remote control microphone, HM-133V
*Weather channel receive and weather alert function
*Automatic repeater function
*Selectable squelch delay from short and long
*Squelch attenuator reduces suppression from string signals
*PC to transceiver cloning and transceiver to transceiver cloning capability

 

ICOM IC-V8000 75 Watts VHF Mobile Two Way RadioICOM IC-V8000 75 Watts

75W of output power
The combination of Icom’s one piece, die-cast aluminum chassis and 75W of transmit power gives you the most powerful 2m mobile transceiver in its class! Your communications will get through.

HM-133V, remote control microphone
The backlit HM-133V, gives you control of your IC-V8000 in the palm of your hand. The Icom exclusive “Hot keys” (F1/F2) memorize the transceiver full settings. As if switching between two separate radios, all operating frequencies, tone settings as well as the display color, fan speed, and set mode settings are memorized.

Dynamic Memory Scan (DMS)
With 200 alphanumeric memory channels, Icom’s exclusive DMS system gives you flexibility over your scanning lists never offered before in a 2m mobile, fully customizable into 10 banks.

CTCSS and DTCS operation standard
50 CTCSS and 104×2 DTCS encode/decode plus tone scan functions for various communication applications. The “pocket beep” feature gives you an audible and visual indicator of an incoming call.

Weather Alert Scan
An amateur radio first, the IC-V8000 features a weather alert function to keep you on top of any weather emergencies. With a weather radio mode or weather alert, you are ready for quick response.

Easy Operation
The perfect solution for mobile operation, the ICV8000 has a front firing speaker providing crisp and clear audio. Along with a 6 character alphanumeric display, it offers quick reference of user-defined memory channel information.

Standard DTMF encoder and optional decoder
10 DTMF memory channels with up to 24-digit DTMF codes can be used to control other equipment. The optional UT-108 DTMF decoder provides code squelch and pager functions.

And more…
FM narrow mode switchable
Selectable squelch delay
10dB squelch attenuator
Cloning capability from PC or between radios No. of memory channels: 207 (including 6 scan edges, and 1 call channel)
Operating temperature range: -10°C to +60°C; +14°F to +140°F
Frequency stability: ±10 ppm (-10°C to +60°C)
Power supply requirement: 13.8 V DC ±15% (negative ground)
Current drain:
Tx High (at 75W) 15A
Rx Max. audio 1.0A
Standby 0.3A typical (Fan-OFF)
Antenna connector: SO-239 (50 ohm)
Dimensions: (projections not included)
150(W) × 50(H) × 150(D) mm;
529/32(W) × 131/32(H) × 529/32(D) in
Weight: 1.09 kg; 2.2 lb

Transmitter
Output power (continuously adjustable) 75, 25, 10, 5 W selectable
Maximum frequency
deviation: (wide/narrow) ±5.0/±2.5kHz
Spurious emission: Less than -60 dB
Microphone connecto:r 8-pin modular (600 ohm)

Receiver
Receive system: Double-conversion superheterodyne system
Intermediate frequencies:
1st 21.7 MHz
2nd 450 kHz

Receive Sensitivity: 0.15 µV (at 12dB SINAD)
Selectivity: (wide/narrow)
More than 6/3kHz at -6dB
Less than 14/9 kHz at -60 dB

Spurious and image rejection ratio: 75dB typical
Intermodulation rejection: 75dB typical
Audio output power: (at 13.8 V DC) More than 2.0W at 10% distortion with an 8 ohm load
Ext SP connector: 3-connector 3.5 (d) mm (1/8″)/8 ohm

http://www.twowayradioonline.com/images/tm281a.gifKENWOOD TM 281A VHF

     Features

  • High power 65W output
  • Weather Alert
  • U.S. MIL-STD 810 C/D/E/F
  • High quality front speaker
  • 200 memory channels (or 100 when used with names), plus one call channel
  • 6 alphanumeric characters offers 100 memory channels
  • Multiple scan functions
  • Also, the front panel and microphone keypads are both illuminated for ease of use.
  • Built in continuous CTCSS and DCS rejects unwanted signals.
  • The menu allows for easy control and selection of various functions.
  • High frequency stability with built-in TCXO
  • The TM-281A is Narrow band FM ready.
  • The TM-281A comes with illuminated DTMF hand mic, PG-2N power cord and mounting bracket.
  • The MCP-1A PC Memory Control Software will be available as a free download at www.kenwood.net. Watch for more details soon!

 YAESU FT-1900R VHF Mobile 55 W

55 Watts of Power Output

The FT-1900R provides a hefty 55 Watts of power otput, with “low power” settings of 25, 10, and 5 Watts, for situations where full power is not required.

Large LCD Display

The large 6 digit backlit LCD on the FT-1900R ensure ecellent visibility

Loud Audio with Internal Speaker

The FT-1900R packs 3W BIG watts of Loud Audo with its own Internal Speaker for those noisy environments.

Extended Receiver Coverage

The FT-1900R provides receiver coverage of 136-174 MHz, so you can listen in on a wide variety of commercial, military, public safety, and marine communications.

Illuminated Microphone with Keyboard Frequency Entry

The supplied MH-48a6j DTMF Microphone is illuminated for eas of nighttime use, and you may enter operating frequencies directly from the keypad. What’s more, memory channels may also be recalled directly via the keypad.

200 Memory channels with Alpha-numeric Labeling

The FT-1900′s extensive memory system includes 200 regular memories, ten pairs of band-limit memories, 8 memory banks,and a one-touch “Home” channel. Memory channels store repeater offset information, as well as CTCSS or DCS data, and can have a six-character label appended, for quick channel recognition. And the memories may be allocated into as many as eight memory banks, for more efficient scanning.

Dedicated 10-channel NOAA Weather Broadcast Channel Bank (U.S. version)

Included in the FT-1900r is a dedicated, quick-access memory bank that contains the ten standard NOAA Weather Information Channels, so you can keep track of weather conditions expected for your area.

Programmable

Four user-programmable “soft” keys are provided on the MH-48a6j microphone, allowing you to bring often-used Menu items, or front panel key functions, to your fingertips.

Built-in CTCSS and DCS Encoder/Decoder Circuits

The FT-1900R includes both CTCSS and DCS Encoder/Decoder circuitry, with Reverse CTCSS Decoding also available, to mute your receiver when a particular tone is received (instead of opening your squelch). And you can encode CTCSS and decode DCS, or vice versa, too, if your application requires it.

Adjustable Mic Gain and Wide/Narrow Deviation and RX Bandwidth

The microphone gain for the FT-1900R’s transmitter is adjustable, so you can optimize it for your voice level as well as background noise in your operating location. And for operation in crowded channel environments, the TX deviation and RX bandwidth may both be reduced via the Menu.

Automatic Repeater Shift (ARS), Automatic Power-Off (APO), and BCLO (Busy Channel Lock-Out)

ARS: Automatically selects the typical repeater shift used in your country, based on the current operating frequency.

APO: Automatically turns power off after a user-defined time period, to prevent you from running down your car battery if you forget to turn your rig off.

BCLO: Prevents you from transmitting on an occupied frequency (especially valuable during Tone Squelch or DCS operation).

CW Trainer

You can practice your Morse Code recognition, using this novel trainer that sends you five-character code groups, with variable speed and instant feedback as to the correct characters sent to you.

Security Password to Prevent Unauthorized Use

A defeatable (by the owner) Security Password system is provided for the FT-1900R, so you can limit operational access to yourself and any other users (if any) informed of the password for the transceiver.

Easy Access to YAESU’s Renowned WiRES-II™ Internet Linking Nodes

A front panel key provides instant access to WiRES-II nodes. More information about WiRES, Yaesu’s exciting and fun way to communicate via Amateur Radio AND the Internet, may be found at the WiRES-II Web site: http://www.vxstd.com/en/wiresinfo-en.

YAESU FT-2900R VHF Mobile 75 W

75 Watts Power Output

75 Watts of Solid RF Power with No Cooling Fan Needed! Four selectable power output levels are provided: 75/25/10/5 Watts. The power selection may be stored into memory, allowing you to conserve power while using strong local repeaters.

Large LCD Display

The large 6 digit backlit LCD on the FT-2900R ensure ecellent visibility

Loud Audio with Internal Speaker

The FT-2900R packs 3W BIG watts of Loud Audo with its own Internal Speaker for those noisy environments.

Excellent Receiver Performance

The FT-2900R’s receiver front end features Yaesu’s renowned Advanced Track Tuning RF input filtering, which affords outstanding protection from
Intermodulation distortion.

CTCSS and DCS Encode/Decode Built In

For easy repeater access, or silent monitoring of busy channels, both CTCSS and DCS (Digital Code Squelch) Encoder/Decoder circuits are built in. CTCSS and DCS configuration data may be stored independently in each memory channel. A “Split Tone” mode also allows operation on systems where CTCSS and DCS are used separately on the repeater uplink/downlink.

Extensive Memory System

The FT-2900R provides a total of 221 memory channels, including 200 “regular” memories, ten pairs of band-limit memories, and an instant-recall “Home” channel you can dedicate to a frequently-used repeater or simplex frequency. Memories can store repeater shift information, CTCSS/DCS data, power output level, scanning status (“Skip”), and Alpha-Numeric labels.

Alpha-Numeric Channel Display

Memory channels may be displayed either with the channel frequency or a personalized Alpha-Numeric label, for easy channel recognition. Up to six letters, characters, or numbers may be used for labeling channels.

WIRES Internet Linking Access Feature

The FT-2900R includes a conveniently-located “Internet” key, for quick access to Internet-linked repeater systems. Internet repeater linking allows you to use your FT-2900R to talk to other Amateurs throughout the world, with outstanding voice signal quality. The “Internet” key may be configured to send either a single DTMF digit, or a DTMF string, for operation on a WIRES™ (Wide-Coverage Internet Repeater Enhancement System) repeater, or on other Internet-linked repeaters using DTMF tone access. For more information on WIRES™, please visit Yaesu Web site (www.yaesu.com), or send an e-mail to WIRES@vxstdusa.com.

WX Channels

A special 10-channel Weather Band memory bank is provided in the U.S. version, allowing quick access to NOAA weather broadcasts. When the 1050-Hz “Severe Weather” alert tone is transmitted, the FT-2900R may be configured to emit an alarm tone to get your attention quickly. With the “Weather Alert” feature enabled, the FT-2900R will scan the ten Weather memories, stopping only if the 1050-Hz tone is received.

MH-48A6J DTMF Direct Access Microphone

The backlit MH-48A6J microphone allows direct keypad frequency entry, or keypad memory channel recall. On transmit, the MH-48A6J allows manual entry of DTMF tones for autopatch use, and the FT-2900R also includes a nine-memory, 16-digit DTMF Autodialer. Four user-programmable “soft” keys on the microphone may be programmed for easy control of a number of different features, and the [A]/[B]/[C]/[D] keys replicate the functions of the keys on the front panel of the transceiver, for maximum convenience while driving.

http://www.twowayradioonline.com/images/tm-271e.jpgKENWOOD TM 271A VHF

Frontiers are not for the weak. It takes a rugged vehicle to meet the challenges of the wilderness, and Kenwood’s new TM-271A is tough. This compact, MIL-STD-compliant transceiver deliver powerful mobile performance and such advanced features as multiple scan functions and memory names, as well as NOAA Weather Band & emergency alert reception. On or off the road you can always enjoy the sophistication of high-quality audio. Illuminated keys and a large LCD with adjustable green backlighting for easy operation day or night help make the TM-271A the ideal companion for all your travels.

  • High power 60W output
  • Weather Alert
  • U.S. MIL-STD 810 C/D/E/F
  • High quality front speaker
  • 200 memory channels, plus one call channel
  • 6 alphanumeric characters offers 100 memory channels
  • Multiple scan functions
  • CTCSS & DCS Encoder/Decoder
  • High frequency stability with built-in TCXO

ICOM IC-2200H VHF Mobile Two Way RadioICOM IC-2200H VHF

65W of output power
A MOS-FET power amplifier provides 65W of stable output power. A one piece, aluminum chassis helps to keep the transceiver cool and provides durable long-lasting construction.

Optional digital unit, UT-118
The optional UT-118 provides digitally modulated and demodulated clear voice and data communication at 4.8kbps. Store up to 6 of your own callsigns, and up to 6 more from other stations. Or instead of recording a callsign, record any message of up to 20 characters. You may then make a call by sending one of your callsigns or a recorded CQ message. The digital callsign squelch allows you to choose an incoming call selected by the callsign. When connected to an external GPS receiver*, position information may be exchanged with other stations.
* NMEA 0183 output and RS-232C interface are required.

Simple operation
The IC-2200H retains a familiar user interface to the IC-2100H. The large tuning dial provides easy access to active channels even without looking at the front panel. Secondary functions are easily recalled by holding the appropriate button.

Dynamic Memory Scan (DMS)
With a total of 207 alphanumeric memory channels, Icom’s exclusive DMS system allows you to scan selected memory banks by simply adding and deleting bank links.

CTCSS and DTCS operation standard
The IC-2200H contains 50 CTCSS and 104×2 DTCS encode/decode plus tone scan functions. The “pocket beep” feature gives you an audible and visual indicator of an incoming call.

And more…
24 DTMFautodial memories
DTMFcode squelch and pager function with optional DTMF decoder, UT-108
Weather channel with weather alert function
FM narrow mode switchable
Selectable squelch delay
Built-in 10dB squelch attenuator

Specifications:
This information is taken directly off of the Icom IC-2200H brochure.

General

Frequency range :
Transmit range 144–148 MHz
Receiver range 118–174* MHz
* Guaranteed range 144-148MHz

Mode : FM, AM(Rx only)

Number of memory ch. : 207 (incl., 6 scan edges, 1 call Ch.)

Antenna connector : SO-239 (50 ohm)

Power supply requirement : 13.8 V DC ±15% (negative ground)

Frequency stability : ±10 ppm –10°C to +60°C

Current drain :
Tx at 65 W: 15 A
Rx Standby: 0.8 A
Max. audio: 1.0 A

Usable temp. range : –10°C to +60°C; +14°F to +140°F

Dimensions (projections not included) :
140(W) × 40(H) × 196(D) mm;
5 1/2(W) × 1 9/16(H) × 7 3/4(D) in

Weight : 1.25 kg; 2.75 lb

Transmitter
Output power (*approx.) : 65, 25*, 10*, 5* W selectable

Maximum frequency deviation (wide/narrow) : ±5.0 / ±2.5kHz
Spurious emission : Less than –70 dB
Microphone connector : 8-pin modular (600 ohm)

Receiver
Receive system :
Double-conversion superheterodyne system
Intermediate frequencies :
1st 21.7 MHz
2nd 450 kHz
Receive Sensitivity (at 12dB SINAD) : 0.133µV typical
Squelch sensitivity : 0.100µV typical (threshold)
Selectivity (wide/narrow) :
More than 6/3 kHz at -6dB
Less than 14/9 kHz at -60 dB
Spurious and image rejection ratio : More than 60dBc typical
Audio output power (at 13.8 V DC) : More than 2.4W at 10% distortion with an 8 ohm speaker
Ext SP connector : 3-connector 3.5 (d) mm (1/8″)

YAESU FT-1802M VHF Mobile 50 W

50 Watts of Power Output
The FT-1802M provides a hefty 50 Watts of power otput, with “low power” settings of 25, 10, and 5 Watts, for situations where full power is not required.

Extended Receiver Coverage
The FT-1802M provides receiver coverage of 136-174 MHz, so you can listen in on a wide variety of commercial, military, public safety, and marine communications.

Illuminated Microphone with Keyboard Frequency Entry
The supplied MH-48a6j DTMF Microphone is illuminated for eas of nighttime use, and you may enter operating frequencies directly from the keypad. What’s more, memory channels may also be recalled directly via the keypad.

221 Memory channels with Alpha-numeric Labeling

The FT-1802M’s extensive memory system includes 200 regular memories, ten pairs of band-limit memories, and a one-touch “Home” channel. Memory channels store repeater offset information, as well as CTCSS or DCS data, and can have a six-character label appended, for quick channel recognition. And the memories may be allocated into as many as eight memory banks, for more efficient scanning.

Dedicated 10-channel NOAA Weather Broadcast Channel Bank (U.S. version)

Included in the FT-1802M is a dedicated, quick-access memory bank that contains the ten standard NOAA Weather Information Channels, so you can keep track of weather conditions expected for your area.

Programmable “Soft” Keys
Four user-programmable “soft” keys are provided on the MH-48a6j microphone, allowing you to bring often-used Menu items, or front panel key functions, to your fingertips.

Built-in CTCSS and DCS Encoder/Decoder Circuits

The FT-1802M includes both CTCSS and DCS Encoder/Decoder circuitry, with Reverse CTCSS Decoding also available, to mute your receiver when a particular tone is received (instead of opening your squelch). And you can encode CTCSS and decode DCS, or vice versa, too, if your application requires it.

Adjustable Mic Gain and Wide/Narrow Deviation and RX Bandwidth
The microphone gain for the FT-1802M’s transmitter is adjustable, so you can optimize it for your voice level as well as background noise in your operating location. And for operation in crowded channel environments, the TX deviation and RX bandwidth may both be reduced via the Menu.

Automatic Repeater Shift (ARS), Automatic Power-Off (APO), and BCLO (Busy Channel Lock-Out)

ARS: Automatically selects the typical repeater shift used in your country, based on the current operating frequency. APO: Automatically turns power off after a user-defined time period, to prevent you from running down your car battery if you forget to turn your rig off. BCLO: Prevents you from transmitting on an occupied frequency (especially valuable during Tone Squelch or DCS operation).

CW Trainer
You can practice your Morse Code recognition, using this novel trainer that sends you five-character code groups, with variable speed and instant feedback as to the correct characters sent to you.

Security Password to Prevent Unauthorized Use
A defeatable (by the owner) Security Password system is provided for the FT-1802M, so you can limit operational access to yourself and any other users (if any) informed of the password for the transceiver.

Easy Access to YAESU’s Renowned WiRES-II™ Internet Linking Nodes

A front panel key provides instant access to WiRES-II nodes

Posted in 2meter, HT, Rig | Tagged , , , , | Leave a comment

Antara UHF dan VHF manakah yang lebih baik untuk berkomunikasi dua arah

Ada dua format utama untuk radio komunikasi dua arah. Mereka adalah Ultra High Frekuensi (UHF) dan Very High Frekuensi (VHF). Mereka masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Kedua format tersebut adalah cara yang efektif untuk berkomunikasi dengan orang lain. Tapi bagaimana Anda memutuskan mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda? Mari kita ke komponen kunci dari kedua frekuensi untuk membantu Anda memutuskan.

Radio dua arah berkomunikasi satu sama lain melalui penggunaan gelombang radio. Gelombang radio memiliki frekuensi yang berbeda, dan dengan tuning radio penerima ke frekuensi tertentu Anda dapat mengambil sinyal tertentu.

Gelombang radio yang ditransmisikan sebagai rangkaian siklus, satu demi satu. Anda akan selalu melihat pada display “Hz” singkatan digunakan untuk menunjukkan frekuensi radio. Hertz sama dengan satu siklus per detik.

Gelombang radio diukur dengan kilohertz (kHz), yang sama dengan 1000 siklus per detik, atau megahertz (MHz), yang sama dengan 1.000.000 siklus per detik – atau 1000 kHz. Hubungan antara unit-unit ini adalah seperti ini: 1.000.000 Hertz = 1000 kilohertz = 1 megahertz.

Anda juga dapat mendengar “panjang gelombang” istilah ini sering didengar ketika Anda mendengar tentang gelombang radio. Istilah ini berasal dari radio ketika frekuensi diukur dalam jarak antara puncak dua siklus berturut-turut dari gelombang radio, bukan jumlah siklus per detik. Frekuensi yang lebih rendah menghasilkan gelombang yang lebih panjang.

Sedangkan panjang gelombang mengukur jarak antara puncak-puncak siklus, frekuensi mengacu pada berapa lama waktu yang diukur adalah antara “puncak” dan “palung” dari gelombang tiba pada sumbernya. Jadi frekuensi mengukur waktu bukan jarak, tapi mereka pada dasarnya keduanya mengatakan hal yang sama.

Hal signifikan dari panjang gelombang untuk radio dua arah adalah bahwa hal itu mempengaruhi jangkauan transmisi dalam kondisi tertentu. Sebuah gelombang yang lebih panjang sebagai memungkinkan sinyal radio menempuh jarak yang lebih jauh.

Frekuensi yang lebih rendah atau panjang gelombang memiliki daya tembus lebih besar. Itulah salah satu alasan mereka digunakan untuk berkomunikasi dengan kapal selam. VLF gelombang radio (3-30 kHz) dapat menembus air laut sampai kedalaman sekitar 20 meter. Jadi kapal selam di kedalaman dangkal dapat menggunakan frekuensi ini.

Jadi dari apa yang Anda baca di atas Anda mungkin berpikir VHF selalu menjadi pilihan yang lebih baik untuk masalah komunikasi dua arah di mana Anda menggunakannya itu belum tentu benar. Meskipun VHF memiliki kemampuan lebih baik menembus, yang tidak selalu membuatnya menjadi pilihan yang lebih baik untuk bangunan. Ingat percakapan tentang panjang gelombang di atas? Panjang gelombang memiliki dampak besar pada transmisi.

Oven microwave Anda adalah contoh dari ini. Pintu depan kaca mesh memiliki logam dengan lubang yang sangat kecil. Gelombang mikro menjadi frekuensi yang sangat tinggi memiliki panjang gelombang yang hanya beberapa inci. Mesh menjaga microwave terjebak dalam oven tetapi memungkinkan Anda untuk melihat ke dalam karena gelombang cahaya memiliki panjang gelombang mikroskopis.

Bayangkan saja berjalan melalui gedung membawa tiang lebar satu setengah meter lebih. Anda akan menghadapi tantangan yang sama sebuah pertemuan sinyal VHF. Sekarang bayangkan berjalan melalui gedung dengan tiang itu hanya setengah dari lebar pintu seperti gelombang UHF. Ada banyak pintu yang bisa dilewati.

Perbedaan satu adalah bahwa sinyal nirkabel akan menembus dinding kering, batu, tubuh manusia, furnitur, panel dinding, dan benda-benda padat lainnya. Semua benda-benda ini akan mengurangi kekuatan sinyal sekalipun. Semakin padat objek, semakin mengurangi sinyal. VHF akan menembus hambatan tersebut lebih baik dari UHF, tapi itu tidak berarti bahwa VHF lebih baik untuk aplikasi indoor seperti yang akan kita bicarakan di bagian UHF bawah ini.

Untuk sebagian besar aplikasi, frekuensi radio yang lebih rendah lebih baik untuk jangkauan yang lebih panjang. Sebuah stasiun penyiaran TV menggambarkan hal ini. Sebuah stasiun VHF khas beroperasi pada sekitar 100.000 watt dan memiliki jangkauan cakupan radius sekitar 60 mil. Sebuah stasiun UHF dengan radius jangkauan 60 mil membutuhkan transmisi pada 3.000.000 watt.

Jadi tidak ada pilihan yang jelas untuk yang lebih baik, VHF atau UHF. Ada banyak “ilmu hitam” untuk teknologi radio sehingga tidak selalu mudah untuk membedakan mana akan bekerja lebih baik untuk aplikasi Anda. Untuk membantu Anda memutuskan pada teknologi terbaik untuk Anda, lebih detail tentang masing-masing disertakan di bawah ini.

  • Radio UHF

UHF peralatan beroperasi antara frekuensi 300 MHz dan 3000 MHz. Sampai saat ini, itu tidak banyak digunakan. Sekarang frekuensi radio UHF digunakan untuk GPS, Bluetooth, telepon nirkabel, dan WiFi.

Ada lebih banyak saluran tersedia dengan UHF sehingga di daerah berpenduduk UHF mungkin banyak penggunanya itu juga membuat cenderung memiliki banyak gangguan dari sistem lain. Jika Anda berada di wilayah di mana populasinya rendah, VHF akan bekerja dengan baik untuk Anda. Belum lama ini FCC (FCC adalah singkatan dari Federal Communication Commission. Sebuah organisasi pemerintahan yang dibentuk oleh Federal Communication Act pada tahun 1934 di Amerika. Organisasi ini mempunyai hak pengaturan telekomunikasi meliputi radio, video, telepon dan komunikasi satelit) juga membuka frekuensi VHF baru yang disebut MURS yang sejauh ini tidak banyak digunakan di kebanyakan daerah. Ada lebih lanjut tentang MURS bawah ini di bagian VHF. Jika Anda berada di wilayah di mana gangguan dari radio lain mungkin menjadi masalah, pemancar UHF dan penerima bisa menjadi pilihan terbaik kecuali jika Anda menggunakan radio VHF MURS. UHF lebih baik dalam menekan melalui hambatan fisik seperti dinding, bangunan, dan lansekap kasar. Apa pun yang menghalangi gelombang radio, akan melemahkan sinyal radio. UHF mengurangi efek tersebut. Meskipun tidak mungkin berjalan sejauh, UHF gelombang radio akan melintasi sekitar hambatan lebih baik dari VHF.

Untuk menyoroti perbedaan dalam jangkauan dalam ruangan, di bawah ini adalah kutipan dari brosur dari pembuat radio dua arah terkemuka pada kisaran prediksi salah satu lini mereka genggam VHF dan UHF radio dua arah:

“Cakupan perkiraan:.. Pada kekuatan penuh, line-of-sight, tidak ada penghalang kisaran adalah sekitar 4 km + cakupan indoor di VHF adalah sekitar 270.000 kaki persegi dan 300.000 kaki persegi di UHF Mengharapkan sekitar 20 lantai cakupan vertikal pada VHF dan sampai dengan 30 lantai di UHF. Catatan: Rentang dan cakupan merupakan perkiraan dan tidak dijamin “.

Gelombang VHF tidak baik dalam menemukan jalan mereka di sekitar dinding, bangunan dan lansekap kasar. Oleh karena jangkauan akan dikurangi secara signifikan untuk radio VHF dalam lingkungan. Itu belum tentu menjadi masalah jika rentang dibutuhkan adalah hanya beberapa ratus kaki. Anda juga dapat menambahkan antena eksternal ke base station VHF dalam ruangan yang akan mengurangi atau menghilangkan signal frekwensi pada masalah ini.

Salah satu kerugian untuk UHF adalah bahwa FCC mengharuskan Anda untuk mendapatkan lisensi untuk beroperasi di frekuensi ini. Meskipun banyak frekuensi pada pita VHF bisnis juga memerlukan lisensi. Jika Anda memilih radio di frekuensi VHF MURS Anda dapat mengoperasikannya tanpa lisensi. UHF peralatan biasanya lebih mahal. Komponen harus peka dan lebih mahal untuk membbuat. Ini tidak berarti itu selalu lebih baik, hanya lebih mahal.

Satu keuntungan dari transmisi UHF adalah gelombang fisik pendek yang dihasilkan oleh frekuensi tinggi. Itu berarti antena radio bisa lebih pendek dari radio VHF yang setara.

  • Radio VHF

VHF peralatan beroperasi antara frekuensi 30 MHz dan 300 MHz. FM radio, radio dua arah, dan siaran televisi beroperasi dalam kisaran ini.

Kedua UHF dan VHF radio rentan terhadap garis faktor berhadapan, namun VHF sedikit lebih. Gelombang membuatnya melalui pohon dan lanskap kasar, tetapi tidak serta UHF frekuensi lakukan. Namun, jika gelombang VHF dan UHF gelombang yang ditransmisikan melalui suatu daerah tanpa hambatan, gelombang VHF akan melakukan perjalanan hampir dua kali lebih jauh. Hal ini membuat lebih mudah VHF untuk menyiarkan pada jangkauan yang jauh. Jika Anda bekerja kebanyakan di luar ruangan, radio VHF mungkin adalah pilihan terbaik, terutama jika Anda menggunakan ruangan base station radio dan Anda menambahkan antena eksternal.

Sejak peralatan VHF digunakan tidak begitu rumit untuk membuatnya, peralatan biasanya lebih murah bila dibandingkan dengan peralatan UHF serupa. Salah satu kelemahan untuk peralatan ini dapat menjadi ukurannya. Karena gelombang frekuensi yang lebih besar, antena harus lebih besar.

Radio VHF juga memiliki sejumlah kecil dari frekuensi yang tersedia. Interferensi dengan radio lain cenderung menjadi masalah. Namun, FCC baru-baru ini mengurangi dari masalah ini ketika mereka membuka frekuensi MURS. Frekuensi MHz 150 adalah Band Warga spektrum radio yang disebut layanan MURS. MURS singkatan dari Multi Use Radio Service. Layanan ini untuk digunakan di Amerika Serikat dan Kanada. Ini adalah Frekewensi dengan kekuatan rendah dan pendek jangkauan layanan dalam spektrum 150 MHz VHF Band Warga radio. Ada 5 channel pada frekuensi MURS dengan 38 kode privasi di bawah masing-masing yang memungkinkan Anda untuk hanya mengambil percakapan pada kode Anda. FCC tidak mengharuskan pengguna produk untuk MURS untuk dilisensikan.

Dengan MURS Anda dapat menambahkan antena yang lebih besar atau eksternal untuk meningkatkan jangkauan. Jika Anda ingin menempatkan antena di atas rumah Anda atau bisnis, Anda dapat melakukannya dengan MURS. Beberapa produsen antena mengklaim antena eksternal dapat meningkatkan daya radiasi efektif pemancar dengan faktor 4. Ini interkom MURS dapat mengirimkan hingga empat mil, dan mungkin lebih banyak dengan antena eksternal tergantung pada medan.

Satu keuntungan dari radio VHF nirkabel adalah bahwa baterai hampir selalu lebih baik daripada untuk unit UHF serupa. Untuk radio genggam ini adalah plus.

VHF peralatan biasanya biaya lebih rendah bagi mereka di dalam anggaran. Peralatan bisa lebih ekonomis dibanding produk UHF serupa.

Singkatnya, jika Anda berencana menggunakan dua arah radio terutama di dalam gedung, maka UHF kemungkinan solusi terbaik untuk Anda. Jika Anda terutama menggunakan dua arah radio untuk komunikasi outdoor, maka VHF akan menjadi pilihan yang baik. Entah teknologi radio dapat bekerja untuk Anda jika Anda tidak benar-benar memiliki rentang panjang untuk menutupi. Dalam hal ini Anda mungkin ingin memilih VHF untuk itu biaya lebih rendah.

Penulis : Tri Nusantoro

Sumber: http://EzineArticles.com/?expert=David_Onlslow

Posted in UHF, VHF | Tagged , , , , , , , | 2 Comments